Portofolio Digital Siswa: Mengumpulkan Hasil Tugas AI (ChatGPT/Gemini) dan Berbagi via WA Web.
s2tp.fip.unesa.ac.id, 4 Nopember 2025 - Portofolio digital telah menjadi alat esensial untuk menunjukkan perkembangan dan pencapaian siswa secara holistik, melampaui nilai ujian tunggal. Di era AI, portofolio harus mencerminkan bagaimana siswa menggunakan alat-alat canggih (seperti ChatGPT dan Gemini) secara etis dan kreatif. WhatsApp Web (WA Web) berfungsi sebagai saluran yang efisien dan mudah diakses untuk pengumpulan dan berbagi aset portofolio ini.
1. Peran AI: Generator Aset Portofolio 🧠
Kecerdasan Buatan (AI) tidak lagi hanya menjadi asisten siswa; ia adalah alat yang digunakan untuk menghasilkan aset yang bernilai tinggi dalam portofolio.
Aset Kreasi Teks (ChatGPT): Siswa menggunakan ChatGPT untuk membuat draf, merumuskan argumen, atau menulis studi kasus yang terstruktur (misalnya, untuk mata pelajaran Sastra atau Sejarah). Hasil akhir tulisan (yang sudah disunting dan diverifikasi oleh siswa) dimasukkan sebagai bukti keterampilan penulisan dan sintesis.
Aset Analisis Data (Gemini): Siswa menggunakan Gemini untuk menganalisis dataset yang kompleks (misalnya, untuk Matematika atau Sains) atau untuk membuat outline (kerangka) perencanaan proyek. Bukti yang dikumpulkan adalah proses berpikir siswa yang didukung AI—misalnya, prompt yang mereka gunakan dan output yang dihasilkan AI yang mereka putuskan untuk dipertahankan atau diubah.
Aset Visual (Canva/Opsional): Siswa menggunakan AI di Canva (atau alat visual lainnya) untuk membuat infografis, slide deck, atau visualisasi data untuk proyek mereka, menunjukkan keterampilan literasi visual.
2. Pengumpulan Aset Portofolio via WA Web 📱
WA Web, karena kemudahan drag-and-drop dan aksesnya yang tinggi, digunakan sebagai inbox untuk mengumpulkan aset portofolio dari siswa.
Format Pengumpulan yang Terstruktur: Guru menetapkan aturan yang jelas untuk pengumpulan di WA Web. Siswa harus mengirimkan aset dalam format yang mudah dikelola (misalnya, PDF atau JPEG), dilampirkan dengan pesan teks yang ringkas.
Metadata Wajib: Setiap pengiriman di WA Web harus disertai metadata penting yang menjelaskan peran AI. Guru dapat meminta siswa untuk menyertakan:
Nama Aset: [Nama Proyek - Format File]
Peran AI: [Persentase kontribusi AI, misalnya: $20\%$ sintesis ide dari ChatGPT]
Refleksi Siswa: [2-3 kalimat tentang tantangan dan pembelajaran yang diperoleh saat menggunakan AI]
Manajemen Logistik: Guru dapat secara periodik mengunduh (download) aset yang terkumpul dari WA Web ke cloud storage (misalnya, Google Drive atau OneDrive) untuk diarsipkan dan dinilai.
3. Berbagi Portofolio (Diseminasi) 🚀
Portofolio harus dapat dibagikan kepada orang tua, calon universitas, atau calon pemberi kerja.
Konversi ke Tautan: Aset yang telah dikumpulkan di WA Web diorganisir oleh guru (atau siswa) di platform hosting (misalnya, Google Sites atau platform e-portfolio).
Komunikasi Orang Tua: Guru dapat mengirimkan tautan portofolio anak mereka kepada orang tua melalui Private Message (PM) WA Web, yang merupakan saluran komunikasi yang akrab.
Refleksi: Portofolio akhir bukan hanya kumpulan file; ia adalah narasi yang dipandu oleh refleksi siswa tentang bagaimana teknologi (AI) membentuk hasil kerja mereka.
Kesimpulan
Portofolio Digital Siswa di era AI adalah bukti bahwa siswa dapat menggunakan alat generatif secara etis dan efektif. WA Web berfungsi sebagai saluran pengumpulan data yang mudah dan alat komunikasi yang cepat. Sementara itu, aset inti portofolio dihasilkan dari keterampilan kolaborasi siswa dengan AI (ChatGPT/Gemini). Model ini mengajarkan siswa untuk tidak menyembunyikan penggunaan AI, tetapi untuk mengklaim dan mengelola peran AI dalam proses kreatif mereka, yang merupakan keterampilan krusial di dunia kerja masa depan.