Pembelajaran Bahasa Interaktif: ChatGPT dan Gemini sebagai Mitra Latihan Bicara Siswa.
s2tp.fip.unesa.ac.id, 9 Nopember 2025 - Pembelajaran bahasa asing, khususnya keterampilan berbicara (speaking), seringkali terhambat oleh kurangnya mitra bicara yang tersedia dan rasa takut siswa akan membuat kesalahan. Model bahasa besar (LLM) seperti ChatGPT dan Gemini menawarkan solusi revolusioner dengan bertindak sebagai mitra latihan bicara interaktif yang tersedia 24/7. Kedua AI ini dapat menyediakan lingkungan yang aman, bebas dari penghakiman, bagi siswa untuk mempraktikkan pengucapan, tata bahasa, dan kelancaran (fluency). Pemanfaatan AI sebagai mitra dialog ini sangat berpotensi meningkatkan kepercayaan diri dan kompetensi komunikasi siswa secara signifikan.
Salah satu peran utama ChatGPT dalam latihan berbicara adalah kemampuan dialognya yang luwes dan responsif terhadap skenario spesifik. Siswa dapat meminta ChatGPT untuk berperan sebagai penjual di toko, petugas imigrasi, atau rekan kerja dalam simulasi profesional. Model ini mampu merespons dengan tata bahasa yang benar dan kosakata yang relevan dengan skenario, memberikan umpan balik langsung pada respons siswa. Kualitas output tekstual ChatGPT memastikan bahwa siswa terpapar pada konstruksi kalimat alami dan variasi bahasa yang otentik. Latihan berbasis skenario ini membuat pembelajaran bahasa menjadi lebih praktis.
Gemini membawa keunggulan tambahan dalam latihan berbicara melalui potensi kemampuan multimodalnya, khususnya integrasi audio. Meskipun interaksi langsung dengan suara mungkin memerlukan platform antarmuka tertentu, Gemini dapat memproses input audio (jika diaktifkan) dan memberikan umpan balik yang lebih mendalam pada pengucapan, intonasi, dan kecepatan bicara. Dalam bentuk teks, Gemini dapat merespons pertanyaan siswa dengan menyajikan visualisasi terkait konsep yang dibicarakan, memperkaya konteks percakapan. Kemampuan untuk bekerja dengan input non-teks ini menjadikan Gemini alat yang lebih komprehensif untuk keterampilan berbicara.
Kedua AI ini sangat efektif dalam memberikan umpan balik korektif yang personal dan spesifik terhadap kesalahan tata bahasa siswa. Jika siswa membuat kesalahan kalimat, ChatGPT dapat segera mengoreksi kalimat tersebut dan menjelaskan aturan tata bahasa yang dilanggar. Gemini dapat melengkapi koreksi ini dengan menyajikan contoh kalimat lain yang benar atau membuat tabel perbandingan antara kalimat salah dan benar. Umpan balik yang instan dan terperinci ini memungkinkan siswa untuk segera memperbaiki kesalahan mereka, mempercepat kurva belajar. Koreksi kesalahan yang cepat sangat penting dalam pembentukan kebiasaan berbahasa yang benar.
Guru dapat memanfaatkan ChatGPT dan Gemini untuk menciptakan materi latihan berbicara yang berdiferensiasi berdasarkan tingkat kemahiran siswa. Siswa pemula dapat meminta ChatGPT untuk membatasi percakapan pada kosakata dasar dan kalimat sederhana. Sementara itu, siswa mahir dapat menantang Gemini untuk berdiskusi tentang topik abstrak, filosofis, atau teknis yang membutuhkan kosakata tingkat tinggi. Kemampuan untuk menyesuaikan kompleksitas dialog ini memastikan bahwa setiap siswa menerima latihan yang sesuai dengan zona perkembangan terdekat mereka. Personalisasi latihan ini memaksimalkan efektivitas sesi praktik.
Salah satu tantangan umum adalah kurangnya rasa percaya diri siswa saat berbicara bahasa asing. Berlatih dengan ChatGPT dan Gemini menghilangkan rasa takut dihakimi oleh teman sebaya atau guru, mendorong siswa untuk lebih berani mengambil risiko linguistik. Lingkungan bebas kesalahan ini memungkinkan siswa untuk mencoba menggunakan kosakata baru atau struktur kalimat yang belum sepenuhnya mereka kuasai. Peningkatan paparan dan praktik yang konsisten dalam suasana yang aman ini secara bertahap membangun fluency dan kepercayaan diri. AI bertindak sebagai ruang aman untuk eksperimen bahasa.
Guru dapat mengintegrasikan output dari AI ini ke dalam tugas penilaian berbasis bicara di kelas. Misalnya, siswa dapat menggunakan Gemini untuk berlatih presentasi, dan kemudian merekam output feedback dari AI untuk ditinjau oleh guru. Guru dapat meminta siswa untuk menyertakan transkrip percakapan mereka dengan ChatGPT sebagai bagian dari portofolio latihan mereka. Dengan cara ini, latihan dengan AI menjadi jembatan antara praktik mandiri dan penilaian formal. Pendekatan hibrida ini memberikan bukti latihan yang terukur bagi guru.
Meskipun efektivitasnya tinggi, penting bagi guru untuk mengingatkan siswa tentang batasan dialog AI dalam konteks budaya dan non-verbal. Kedua AI ini mungkin tidak sepenuhnya mampu mereplikasi nuansa ekspresi wajah, bahasa tubuh, atau konteks budaya yang kompleks yang ada dalam interaksi manusia nyata. Latihan dengan ChatGPT dan Gemini harus dianggap sebagai pelengkap, bukan pengganti, interaksi dengan penutur asli atau diskusi di kelas. Guru harus memastikan bahwa siswa tetap memiliki kesempatan untuk mempraktikkan keterampilan komunikasi non-verbal.
Peran AI sebagai mitra bicara dapat diperluas menjadi tutor tata bahasa dan kosakata yang proaktif. Siswa dapat meminta ChatGPT untuk membuat daftar sinonim dari kata yang baru mereka gunakan, atau meminta Gemini untuk membuat kalimat contoh yang menggunakan struktur tata bahasa tertentu. Kemampuan untuk mendapatkan referensi dan latihan tambahan secara instan mempercepat penguasaan kosakata dan gramatika. Guru dapat menginstruksikan siswa untuk menyimpan log pembelajaran mereka dengan AI, yang menunjukkan kemajuan penguasaan kosa kata.
ChatGPT dan Gemini adalah mitra penting dalam transformasi pembelajaran bahasa interaktif. ChatGPT menawarkan dialog berbasis teks yang luwes dan terstruktur, ideal untuk skenario percakapan. Gemini memberikan potensi untuk umpan balik yang lebih kaya melalui integrasi multimodal. Dengan memanfaatkan kedua AI ini, siswa mendapatkan latihan yang personal, aman, dan tersedia kapan saja, sehingga secara dramatis meningkatkan keterampilan berbicara dan kepercayaan diri mereka dalam bahasa asing.