Model Flipped Classroom AI: Siswa Belajar dari YouTube (Video) dan Canva (Modul), Dibuat oleh ChatGPT, Dikelola via Gmail.
s2tp.fip.unesa.ac.id, 9 Nopember 2025 - Model Flipped Classroom (Kelas Terbalik) adalah sebuah strategi pedagogis di mana instruksi langsung (ceramah) dipindahkan ke rumah, membebaskan waktu tatap muka di kelas untuk diskusi, proyek, dan pemecahan masalah. Rintangan terbesarnya adalah beban produksi konten.
Model Flipped Classroom AI memecahkan masalah ini dengan mengintegrasikan Kecerdasan Buatan (AI) untuk produksi materi pra-kelas, mengubah guru menjadi "arsitek" yang mengelola alur kerja.
1. ChatGPT: Arsitek Kurikulum dan Penulis Naskah
ChatGPT berfungsi sebagai Asisten Desain Instruksional yang merancang materi instruksional pra-kelas yang ringkas.
Penulisan Naskah Video: Guru memberi prompt AI: "Tuliskan naskah video 5 menit yang menjelaskan [Topik: Hukum Archimedes] untuk siswa SMP. Naskah harus menarik dan memiliki 3 poin utama."
Pembuatan Modul Teks: AI mengubah naskah menjadi ringkasan bacaan yang padat.
Aksi: Prompt AI: "Ubah naskah video tadi menjadi modul teks/rangkuman 300 kata untuk dibaca siswa."
2. Canva: Desainer Modul Visual Pra-Kelas
Teks instruksional harus divisualisasikan. Canva (dengan fitur AI-nya) mengubah naskah (dari ChatGPT) menjadi aset yang menarik.
Teks-ke-Slide: Guru mengambil naskah video (dari ChatGPT) dan memasukkannya ke Canva. Fitur "Magic Design" AI secara instan membuat slide deck presentasi yang profesional.
Modul PDF yang Dapat Dicetak: Guru mengambil "modul teks 300 kata" (dari ChatGPT), menggabungkannya dengan infografis sederhana, dan mengekspornya sebagai Modul PDF 1-2 halaman yang ringkas.
Thumbnail YouTube: Thumbnail video pembelajaran (yang sangat penting untuk menarik klik) didesain di Canva.
3. YouTube: Platform Video Pembelajaran (Materi "PR")
YouTube menjadi host video "ceramah" siswa yang ditonton sebagai pekerjaan rumah.
Produksi: Guru merekam layar (menampilkan slide Canva) sambil membacakan naskah (dari ChatGPT).
Hosting Aman (Unlisted): Video diunggah ke YouTube sebagai "Tidak Publik" (Unlisted). Ini memastikan materi hanya dapat diakses oleh siswa yang menerima tautan (via Gmail).
Fungsi: YouTube kini menyimpan perpustakaan instruksi pra-kelas.
4. Gmail: Sistem Manajemen dan Distribusi Kelas
Gmail adalah "ruang kelas" asinkron tempat guru mengelola alur kerja dan mendistribusikan materi pra-kelas.
Distribusi Paket Belajar: Setiap awal minggu, guru mengirimkan Email Instruksional (drafnya bisa ditulis ChatGPT) ke milis kelas.
Isi Email (Terintegrasi):
Tautan Video Pembelajaran YouTube (Unlisted).
Lampiran Modul Visual (PDF dari Canva).
Tugas Pra-Kelas: Instruksi untuk menyiapkan SATU pertanyaan yang masih membingungkan.
Validasi Kesiapan: Guru dapat meminta siswa untuk membalas email dengan pertanyaan mereka. Ini adalah pre-assessment yang divalidasi dan dikumpulkan melalui Gmail.
Kesimpulan
Model Flipped Classroom AI adalah sinergi antara efisiensi dan pedagogi. ChatGPT bertindak sebagai penulis kurikulum dan naskah. Canva bertindak sebagai desainer visual materi ajar. YouTube menyediakan platform video yang stabil. Dan Gmail adalah sistem manajemen dan distribusi utama. Sinergi ini mengotomatisasi pekerjaan produksi konten, membebaskan waktu guru untuk fokus pada diskusi, bimbingan, dan pemecahan masalah di kelas tatap muka.