Meminimalkan Learning Loss: Program Intervensi dengan Materi Dibuat AI dan Dibagikan melalui WA Web.
s2tp.fip.unesa.ac.id, 9 Nopember 2025 - Tantangan learning loss (ketertinggalan belajar) memerlukan intervensi yang cepat, terfokus, dan dapat diakses oleh semua siswa. Program intervensi ini dapat diotomatisasi dan didistribusikan secara efisien dengan menggabungkan konten yang dibuat secara spesifik oleh AI dan saluran komunikasi yang mudah diakses seperti WA Web. Gemini dan ChatGPT digunakan untuk mendiagnosis celah pengetahuan dan menghasilkan modul remedial yang sangat ditargetkan, memastikan bahwa materi intervensi langsung mengatasi titik lemah siswa. WA Web menjamin materi ini dikirimkan secara instan, meminimalkan hambatan akses.
Diagnosis dan Pembuatan Materi Intervensi
Proses intervensi dimulai dengan mendiagnosis secara tepat di mana learning loss terjadi. Guru memasukkan data tes diagnostik siswa ke Gemini dan meminta analisis mendalam tentang konsep spesifik mana yang paling banyak gagal dipahami. Gemini mengidentifikasi celah pengetahuan pada tingkat mikro.
Berdasarkan diagnosis akurat Gemini, ChatGPT kemudian diinstruksikan untuk membuat modul intervensi mikro yang hanya berfokus pada konsep yang teridentifikasi sebagai kelemahan. Modul ini dibuat dalam format yang sangat singkat (misalnya, 5 bullet points penjelasan dan 3 soal latihan). Konten ini sangat spesifik dan tidak membuang waktu siswa dengan materi yang sudah mereka kuasai.
Distribusi Cepat dan Personal melalui WA Web
Modul intervensi yang dibuat AI didistribusikan melalui WA Web. Karena materi remedial ini bersifat personal dan sangat spesifik, guru dapat mengirimkannya langsung ke chat pribadi siswa atau ke grup kecil yang memiliki celah pengetahuan yang sama. Distribusi personal ini efektif untuk memotivasi siswa dan mencegah rasa malu.
WA Web memungkinkan pengiriman dalam format yang ringkas (teks, file gambar kecil), memastikan siswa di daerah dengan koneksi buruk pun dapat menerima dan mengonsumsi materi. Kecepatan pengiriman di WA Web sangat penting karena intervensi harus dilakukan sesegera mungkin setelah diagnosis untuk meminimalkan kerugian lebih lanjut.
Umpan Balik Instan dan Self-Correction
Setiap modul intervensi harus dilengkapi dengan kunci jawaban dan penjelasan singkat, yang juga dibuat oleh ChatGPT. Kunci jawaban ini dikirimkan 30 menit setelah modul intervensi dikirimkan, memungkinkan siswa melakukan self-correction. Loop umpan balik cepat ini memperkuat pembelajaran.
Gemini dapat digunakan untuk membuat template pesan WA yang secara otomatis memberikan feedback suportif kepada siswa yang menunjukkan peningkatan setelah intervensi. Feedback yang cepat dan positif, bahkan dari AI, adalah kunci untuk membangun kembali kepercayaan diri siswa.
Konsistensi dan Pembelajaran Berkelanjutan
Program intervensi harus bersifat konsisten, di mana modul remedial dikirimkan secara harian atau mingguan. Guru menggunakan AI untuk menjaga aliran konten yang stabil tanpa kehabisan ide soal atau kelelahan dalam membuat materi.
Data dari self-assessment siswa dapat dikumpulkan dan dimasukkan kembali ke Gemini. Gemini dapat menganalisis keefektifan program intervensi secara keseluruhan, menunjukkan apakah modul tertentu lebih berhasil daripada yang lain. Analisis AI ini memungkinkan guru untuk menyempurnakan strategi intervensi mereka secara berkelanjutan.
Keuntungan Pedagogis dan Inklusif
Model intervensi yang didukung AI ini bersifat inklusif karena menggunakan WA Web sebagai saluran yang sangat mudah diakses. Siswa yang kekurangan device canggih atau koneksi internet dapat tetap berpartisipasi penuh.
Learning loss diminimalkan dengan intervensi yang spesifik, tepat waktu, dan berulang. Gemini dan ChatGPT memberdayakan guru untuk menjalankan program intervensi terpersonalisasi pada skala besar, sesuatu yang tidak mungkin dilakukan secara manual.
Program intervensi berbasis AI dan WA Web adalah solusi modern untuk mengatasi learning loss. Gemini menyediakan diagnosis akurat dan dukungan konten canggih, sementara ChatGPT menciptakan materi remedial yang hyper-spesifik. Distribusi melalui WA Web memastikan intervensi dapat diakses oleh setiap siswa, mempercepat pemulihan ketertinggalan belajar.