Membangun Kursus Online Cepat: Strategi AI Menggunakan ChatGPT, Canva, YouTube, dan Gmail.
s2tp.fip.unesa.ac.id, 3 Nopember 2025 - Membangun kursus online (online course) secara tradisional adalah proses yang sangat lambat, bisa memakan waktu 6-12 bulan. Prosesnya meliputi desain kurikulum, penulisan naskah, desain grafis, perekaman, pengeditan, dan pembangunan platform. Era AI telah memangkas proses ini secara drastis.
Dengan strategi "Tumpukan AI" (AI Stack), seorang ahli (Subject Matter Expert) kini dapat membangun dan meluncurkan kursus online yang lengkap dalam hitungan hari. Alur kerja cepat ini memanfaatkan sinergi antara ChatGPT (untuk kurikulum), Canva (untuk visual), YouTube (untuk hosting), dan Gmail (untuk pengiriman).
1. ChatGPT: Desainer Kurikulum & Penulis Naskah Instan
Langkah pertama (dan terberat) adalah merancang kurikulum. ChatGPT mengotomatisasi ini.
Desain Kurikulum: Alih-alih menatap lembar kosong, Anda memberi prompt: "Saya ahli [Topik]. Buatkan saya kerangka (outline) kurikulum kursus online 5 modul tentang [Topik]. Setiap modul harus memiliki 3-4 video pelajaran (lesson)."
Penulisan Modul/Naskah: ChatGPT kemudian menulis seluruh kursus Anda. Prompt: "Untuk Modul 1, Pelajaran 1: '[Judul Pelajaran]', tuliskan naskah video 5 menit yang mendalam namun mudah dipahami."
Aset Bonus: AI juga menulis aset pendukung: draf worksheet (lembar kerja), kuis pilihan ganda untuk setiap modul, dan draf email promosi (untuk Gmail).
2. Canva: Pabrik Desain Materi Ajar (Berbasis AI)
Naskah dari ChatGPT kini membutuhkan "wajah". Canva (dengan AI-nya, Magic Studio) adalah pabrik desain Anda.
Teks-ke-Slide: Anda mengambil naskah video 5 menit (dari ChatGPT) dan menempelkannya ke Canva. Fitur "Magic Design" AI Canva dapat secara instan mengubah naskah tersebut menjadi 10-15 slide presentasi profesional.
Branding Cepat: Anda menggunakan "Brand Kit" Canva untuk memastikan semua slide dan worksheet (yang teksnya juga dari ChatGPT) memiliki tampilan visual yang konsisten (logo, warna, font).
Hasil: Dalam satu jam, seluruh materi visual untuk 5 modul kursus Anda (mungkin 50-70 slide) selesai.
3. YouTube: Platform Hosting Video (Gratis & Cepat)
Anda tidak perlu platform kursus (course platform) yang mahal untuk memulai. YouTube adalah solusi hosting tercepat.
Produksi Cepat: Anda merekam layar Anda (menampilkan slide Canva) sambil membacakan naskah (dari ChatGPT).
Kunci Hosting (Penting): Anda mengunggah semua video pelajaran ke YouTube, tetapi mengaturnya sebagai "Tidak Publik" (Unlisted).
Fungsi: Video-video ini tidak dapat dicari oleh publik, tetapi hanya siswa yang mendaftar (dan menerima tautan via Gmail) yang dapat mengaksesnya. YouTube kini menjadi platform kursus Anda yang gratis dan stabil.
4. Gmail: Sistem Pengiriman Kursus (Delivery System)
Gmail adalah cara Anda mengirimkan kursus tersebut kepada siswa yang telah membayar atau mendaftar.
Pengiriman Otomatis (Drip Feed): Menggunakan platform email marketing sederhana (yang terintegrasi dengan Gmail), Anda dapat mengatur pengiriman kursus secara otomatis.
Alur Kerja:
Hari 1 (via Gmail): "Selamat datang di kursus! Ini tautan untuk Modul 1 (Tautan YouTube Unlisted)."
Hari 3 (via Gmail): "Waktunya Modul 2! Ini tautannya..."
Promosi (Opsional): Gmail juga digunakan sebagai saluran penjualan untuk menjual kursus tersebut, menggunakan draf email promosi yang ditulis oleh ChatGPT.
Kesimpulan
Strategi AI ini secara radikal mengubah ekonomi dan kecepatan pembuatan kursus online. ChatGPT bertindak sebagai Desainer Kurikulum dan Penulis Naskah. Canva bertindak sebagai Desainer Grafis instan. YouTube bertindak sebagai Platform Hosting Video yang gratis. Dan Gmail bertindak sebagai Sistem Pengiriman (LMS) yang sederhana. Alur kerja ini memberdayakan para ahli dan kreator untuk berhenti "merencanakan" kursus mereka selama berbulan-bulan, dan mulai "meluncurkannya" dalam hitungan hari.