Memahami Pasar EdTech: Riset Magister Teknologi Pendidikan tentang Kebutuhan dan Celah di Sektor Pendidikan.
s2tp.fip.unesa.ac.id, 23 Nopember 2025 - Riset yang dilakukan program Magister Teknologi Pendidikan berfungsi sebagai intelijen pasar yang penting, mengidentifikasi celah teknologi, pedagogi, dan produk di sektor Teknologi Pendidikan (EdTech). Penelitian ini memastikan bahwa inovasi EdTech yang diluncurkan didorong oleh kebutuhan nyata pendidikan, bukan spekulasi pasar. Peran ini secara fundamental mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas.
Metodologi dan Identifikasi Kesenjangan
Penelitian harus menggunakan metodologi komparatif (misalnya, analisis proxy log dan survei pasar) untuk membandingkan fitur produk EdTech yang ada dengan tuntutan kurikulum. Riset bertujuan menemukan di mana teknologi saat ini gagal memenuhi tujuan pedagogis. Hal ini mendukung SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur.
Fokus riset utama adalah pada identifikasi celah ekuitas. Penelitian harus menemukan solusi pasar yang terjangkau dan dapat diskalakan (misalnya, software adaptif low-bandwidth) untuk menjangkau populasi di daerah terpencil atau berpenghasilan rendah. Penelitian yang berpusat pada ekuitas ini mendukung SDG 10: Mengurangi Ketidaksetaraan.
Riset harus mendalami "pain points" guru (SDG 4c)—masalah yang paling memakan waktu, seperti penilaian esai atau data logging—untuk menginformasikan desain produk yang secara efektif mengotomatisasi tugas-tugas tersebut, sehingga meningkatkan efisiensi pendidik.
Etika dan Relevansi
Riset harus mengevaluasi kebutuhan pasar akan etika dan tata kelola. Penelitian harus menentukan permintaan institusi terhadap alat EdTech yang menjamin privasi data dan mitigasi bias algoritmik, memandu perusahaan EdTech menuju praktik yang bertanggung jawab. Hal ini mendukung SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Institusi yang Tangguh.
Penelitian harus memastikan relevansi kurikulum global. Riset mengidentifikasi kekurangan konten digital yang berkaitan dengan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di pasar, yang mendorong pengembangan EdTech yang secara efektif mengajarkan literasi iklim dan keadilan sosial. Hal ini memperkuat komitmen SDG 4.7.
Riset harus mengukur korelasi antara fitur produk dan kesiapan kerja. Penelitian Magister Teknologi Pendidikan menilai produk EdTech mana yang paling efektif dalam mengembangkan keterampilan soft skill dan hard skill yang diminati pasar kerja, memastikan kurikulum relevan secara ekonomi. Hal ini mendukung SDG 8: Decent Work and Economic Growth.
Implikasi Strategis dan Keberlanjutan
Riset harus memberikan analisis kelayakan finansial yang kuat (ROI dan Total Cost of Ownership) kepada institusi dan calon edutechnopreneur. Data ini penting untuk memastikan solusi yang diusulkan adalah berkelanjutan secara ekonomi.
Riset Magister Teknologi Pendidikan berfungsi untuk memfasilitasi kemitraan strategis dengan mengidentifikasi kebutuhan produk yang dapat dipenuhi melalui kolaborasi antara universitas, sekolah, dan startup. Penelitian menjadi dasar untuk kemitraan yang terarah. Hal ini mendukung SDG 17 (Partnerships for the Goals).
Pada akhirnya, peran riset Magister Teknologi Pendidikan adalah menciptakan siklus umpan balik berkelanjutan yang mendorong EdTech untuk berinovasi secara etis, efisien, dan berpusat pada peningkatan kualitas pendidikan bagi semua. Hal ini mendukung SDG 4.5 (Inklusivitas/Vulnerable Groups).