Materi yang Dihasilkan AI: Memanfaatkan ChatGPT untuk Konten dan Canva untuk Visualisasinya.
s2tp.fip.unesa.ac.id, 13 Nopember 2025 - Era Kecerdasan Buatan (AI) telah mengubah definisi kreasi konten. Materi ajar atau profesional kini dapat dibuat dengan kecepatan yang mustahil dicapai secara manual, melalui orkestrasi yang cerdas antara ChatGPT (sebagai penulis dan perencana) dan Canva (sebagai studio visual). Tujuan dari alur kerja ini adalah untuk secara masif meningkatkan volume dan kualitas materi ajar yang diproduksi, membebaskan waktu kreator dari tugas yang berulang.
Proses kreasi dimulai di ChatGPT: Mesin Produksi Teks. Guru atau kreator menggunakan AI Generatif untuk menghasilkan fondasi tekstual dari materi. Ini bisa berupa naskah video YouTube, outline kursus online, bullet points untuk microlearning, atau draf email promosi. Nilai ChatGPT terletak pada kemampuannya untuk menyediakan struktur yang koheren dan narasi yang terorganisir dalam hitungan menit.
Canva kemudian berfungsi sebagai Jembatan Visualisasi Instan. Teks yang dihasilkan ChatGPT diumpankan ke Canva. Canva mengambil logika narasi (teks) dan menerjemahkannya menjadi emosi dan keterbacaan visual. Guru menggunakan Canva untuk membuat slide deck presentasi, infografis, worksheet visual, atau thumbnail video.
Otomatisasi Desain Layout adalah penghemat waktu terbesar. Fitur Magic Design Canva memungkinkan guru memasukkan bullet points dari ChatGPT, dan AI secara instan menyarankan berbagai opsi layout visual. Ini mengatasi Design Block dan memastikan materi visual terstruktur dan profesional.
Konsistensi Merek dan Profesionalisme dipertahankan oleh Brand Kit Canva. Semua aset visual, mulai dari slide hingga thumbnail YouTube, secara otomatis menerapkan font dan skema warna merek yang telah ditetapkan. Hal ini memastikan bahwa semua materi ajar yang dihasilkan memiliki tampilan yang seragam dan kredibel.
Pengayaan Visual yang Cerdas didukung oleh AI Canva. Guru dapat mengambil deskripsi visual dari naskah ChatGPT (misalnya, "diagram yang menjelaskan siklus energi") dan menggunakan fitur Text-to-Image Canva untuk menghasilkan ilustrasi atau aset visual yang unik, yang kemudian dianimasikan.
Aset Multimedia Daur Ulang adalah hasil dari sinergi ini. Satu naskah dasar dari ChatGPT dapat diubah di Canva menjadi berbagai format: (1) Slide deck untuk YouTube, (2) Infografis ringan untuk WhatsApp Web, dan (3) Gambar quote card untuk media sosial.
Verifikasi dan Audit Materi tetap menjadi tanggung jawab guru. Meskipun AI Generatif menyediakan efisiensi, guru harus secara kritis memverifikasi fakta yang ada di dalam narasi (menggunakan Gemini) sebelum desain akhir dilakukan di Canva.
Kesimpulan
Materi yang dihasilkan AI adalah model produksi EdTech yang sangat efisien. ChatGPT menyediakan otak kreasi dan struktur naratif, sementara Canva menyediakan eksekusi visual dan desain profesional yang dapat diakses oleh siapa saja. Sinergi ini mengotomatisasi $90\%$ pekerjaan produksi, memungkinkan guru dan kreator untuk secara cepat menghasilkan aset pembelajaran yang berkualitas tinggi dan on-brand.