Manajemen Tugas di WA Web: Guru Menerima dan Memberi Feedback (Dengan Bantuan Google Translate/Gemini) di Platform Chat.
s2tp.fip.unesa.ac.id, 5 Nopember 2025 - Manajemen tugas di WhatsApp Web (WA Web) menawarkan efisiensi low-friction (minim gesekan), tetapi menimbulkan tantangan dalam hal penilaian, pengarsipan, dan hambatan bahasa. Kecerdasan Buatan (AI)—melalui Google Translate (GT) dan Gemini—dapat mengotomatisasi feedback dan mengelola hambatan linguistik, mengubah chat WA Web menjadi sistem manajemen tugas yang fungsional.
1. Penerimaan Tugas (Input Data) di WA Web
WA Web berfungsi sebagai "kotak masuk" pengumpulan tugas yang mudah diakses oleh siswa.
Protokol Pengumpulan: Guru harus menetapkan protokol yang ketat: Siswa hanya mengirim tugas melalui Private Message (PM/Japri), bukan grup. Siswa harus menyertakan Nama dan Judul Tugas di awal pesan agar mudah dicari (misalnya, "Tugas Esai Fisika - Budi").
Format Low-Bandwidth: Siswa didorong mengirim tugas dalam format teks (disalin dari Google Docs) atau PDF yang ringan, alih-alih foto tugas di buku (yang boros bandwidth).
Manajemen Logistik: Guru secara berkala harus menyalin dan memindahkan tugas yang diterima dari WA Web ke cloud storage (misalnya, Google Drive) untuk pengarsipan dan pengamanan data.
2. Pemberian Feedback dan Penilaian (AI sebagai Penilai)
AI digunakan untuk mempercepat proses penilaian dan memastikan feedback yang bersifat konstruktif.
A. Analisis Kualitatif (Gemini)
Diagnosis Miskonsepsi: Guru menyalin teks tugas siswa (misalnya, esai singkat) dan menempelkannya ke Gemini.
Prompt Aksi: "Analisis esai ini berdasarkan [Rubrik A]. Identifikasi 3 kelemahan argumen terbesar dan berikan skor 1-5 untuk 'Kedalaman Analisis'."
Analisis Lintas Bahasa: Jika tugas siswa dalam bahasa asing, Gemini dapat memprosesnya dan memberikan feedback tanpa langkah terjemahan terpisah, karena kemampuannya yang multilingual.
B. Formulir Feedback Konstruktif (Google Translate & Gemini)
Draf Feedback: Guru menggunakan hasil analisis Gemini (misalnya, "Kelemahan: Kurangnya bukti faktual") dan meminta AI (Gemini/ChatGPT) untuk membuat draf balasan yang sopan dan berorientasi solusi.
Contoh Draf: "Analisis Anda bagus, [Nama Siswa]. Namun, perkuat argumen Anda dengan data kuantitatif. Coba cari statistik terbaru tentang [Topik] sebagai bukti."
Koreksi Bahasa (Jika Perlu): Jika feedback harus dikirim dalam bahasa ibu siswa (misalnya, Portugis), guru menggunakan Google Translate untuk terjemahan akhir (karena feedback AI biasanya singkat dan mudah diterjemahkan).
3. Distribusi Umpan Balik Instan via WA Web
Pengiriman Privat: Feedback yang sudah disempurnakan dikirim melalui PM WA Web. Ini adalah saluran yang akrab dan cepat, memastikan siswa menerima feedback saat relevansi tugas masih tinggi.
Audit Guru: AI dapat membantu guru melacak status feedback (misalnya, AI dapat mengingatkan guru, "Anda belum memberikan feedback kepada 5 siswa dari kelompok B").
Kesimpulan
Manajemen tugas di WA Web adalah model yang efisien namun menuntut otomatisasi feedback yang cerdas. Gemini berfungsi sebagai analis penilaian yang mendiagnosis kelemahan akademik dan membantu merumuskan feedback konstruktif. Google Translate memastikan aksesibilitas linguistik feedback tersebut. Sinergi ini membebaskan guru dari pekerjaan manual, memungkinkan mereka untuk memberikan umpan balik yang cepat, terperinci, dan ditargetkan.