Magister Teknologi Pendidikan sebagai Desainer Media: Peran dalam Menciptakan Konten Visual dan Interaktif.
s2tp.fip.unesa.ac.id, 27 Nopember 2025 - Lulusan Magister Teknologi Pendidikan memegang peran sentral sebagai Desainer Media, bertanggung jawab untuk merancang dan memproduksi konten visual, audio, dan interaktif (video edukasi, simulasi, infografis) yang diperlukan untuk instruksi digital yang efektif. Mereka memastikan media yang dibuat menarik, mudah dipahami, dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Peran ini secara fundamental mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas.
Desain media yang mereka ciptakan berakar pada Teori Pembelajaran Multimedia (prinsip Mayer), memastikan bahwa konten visual disajikan secara efisien dan meminimalkan beban kognitif siswa, sehingga memaksimalkan retensi pengetahuan.
Lulusan Magister Teknologi Pendidikan menguasai alat produksi multimodal, menggunakan Artificial Intelligence (AI) generatif (seperti LLM untuk script) untuk mempercepat siklus pembuatan konten visual, yang mendorong inovasi sumber daya. Hal ini mendukung SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur.
Aksesibilitas dan inklusi adalah prinsip desain utama. Media harus mencakup fitur wajib seperti closed captions, alt-text deskriptif, dan opsi bahasa yang disederhanakan, menjamin bahwa konten dapat diakses oleh siswa dengan berbagai disabilitas (SDG 4.5).
Media yang dirancang harus interaktif, menyematkan asesmen formatif, branching scenarios, atau reflective prompts langsung ke dalam video atau infografis, mengubah konsumsi pasif menjadi keterlibatan aktif.
Lulusan Magister Teknologi Pendidikan melatih guru (SDG 4c) dalam keterampilan penciptaan media cepat (misalnya, screencasting dan desain infografis sederhana), memberdayakan pendidik untuk menghasilkan suplemen pengajaran berkualitas tinggi secara mandiri.
Etika produksi media sangat ditekankan. Kurikulum memastikan lulusan memahami hukum hak cipta, lisensi terbuka (OER), dan risiko deepfake, menjamin integritas dan keamanan konten yang diproduksi. Hal ini mendukung SDG 16: Peace, Justice, Strong Institutions.
Konten media harus memiliki relevansi global. Lulusan Magister Teknologi Pendidikan menciptakan visualisasi data yang menyoroti isu-isu Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) (misalnya, membuat peta interaktif tentang kesenjangan air bersih), memperkuat komitmen SDG 4.7.
Keahlian dalam digital storytelling dan produksi media adalah keterampilan profesional yang sangat dicari di pasar kerja modern, meningkatkan daya saing lulusan dalam karier EdTech dan komunikasi. Hal ini mendukung SDG 8: Decent Work and Economic Growth.
Pada akhirnya, peran Magister Teknologi Pendidikan adalah menciptakan sumber daya pembelajaran yang berkelanjutan. Kualitas media yang tinggi dan kemampuan untuk berbagi melalui kemitraan memfasilitasi transfer pengetahuan secara global. Hal ini mendukung SDG 17 (Partnerships for the Goals).