Magister Teknologi Pendidikan dan Open Access: Mendorong Penyebaran Riset Teknologi Pendidikan secara Bebas.
s2tp.fip.unesa.ac.id, 22 Nopember 2025 - Program Magister Teknologi Pendidikan melatih lulusan untuk menjadi advokat dan praktisi Open Access (OA), memastikan bahwa hasil riset penting tentang efikasi Artificial Intelligence (AI) dan pedagogi digital disebarkan secara bebas, tanpa hambatan paywall. OA secara fundamental mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan akses global terhadap pengetahuan ilmiah yang relevan.
Pendorong utama OA adalah ekuitas pengetahuan. Dengan menghapus biaya langganan, OA membuat temuan riset EdTech mutakhir dapat diakses oleh guru, peneliti, dan pengambil kebijakan di institusi beranggaran rendah dan negara berkembang. Keterjangkauan pengetahuan ini secara langsung mendukung SDG 10: Mengurangi Ketidaksetaraan.
OA secara signifikan meningkatkan dampak dan visibilitas riset EdTech. Ketika temuan tersedia secara bebas, inovasi yang terbukti efektif (misalnya, desain proxy yang aman) dapat diadopsi lebih cepat oleh industri dan sekolah. Hal ini mempercepat transfer teknologi, sejalan dengan SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur.
OA memberdayakan guru sebagai praktisi berbasis bukti (EBP). Guru dapat dengan mudah mengakses studi mengenai efektivitas model flipped classroom atau tutoring AI, yang memungkinkan mereka membuat keputusan instruksional yang lebih baik. Pemberdayaan guru ini sejalan dengan tujuan SDG 4c.
Lulusan Magister Teknologi Pendidikan advokasi agar kebijakan institusional dan pendanaan publik mewajibkan OA untuk semua riset EdTech. Praktik ini memastikan pengetahuan yang didanai publik menjadi aset umum, mendukung SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Institusi yang Tangguh.
OA sangat penting untuk kolaborasi riset global. Temuan yang tersedia secara bebas memfasilitasi kemitraan penelitian antar universitas dan lembaga pembangunan, memungkinkan analisis komparatif EdTech yang lebih besar dan lebih cepat. Kerja sama ini mendukung SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Program ini melatih lulusan untuk mempublikasikan riset OA yang berfokus pada Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), memastikan temuan tentang pedagogi iklim atau keadilan sosial (SDG 4.7) dapat digunakan secara bebas oleh pendidik di seluruh dunia. Relevansi ini memperkuat komitmen SDG 4.7.
OA membantu mengoptimalkan pengeluaran riset. Dana yang dulunya digunakan untuk membayar langganan jurnal yang mahal dapat dialihkan untuk membiayai pengembangan inovasi EdTech yang baru. Efisiensi finansial ini mendukung SDG 8: Decent Work and Economic Growth.
Model OA yang inovatif (misalnya, green OA atau diamond OA) harus menjunjung tinggi etika penerbitan, memastikan bahwa data yang dipublikasikan (yang mendasari temuan) dianonimkan dan dilindungi secara etis.
Pada akhirnya, peran lulusan Magister Teknologi Pendidikan dalam memimpin gerakan Open Access adalah untuk memastikan bahwa inovasi EdTech adalah aset publik yang berkelanjutan dan dapat diakses oleh semua, termasuk kelompok rentan (SDG 4.5).