Magister Teknologi Pendidikan dan Distributed Ledger Technology (DLT): Penerapan DLT di Sistem Informasi Sekolah.
s2tp.fip.unesa.ac.id, 23 Nopember 2025 - Lulusan Magister Teknologi Pendidikan memimpin integrasi Distributed Ledger Technology (DLT) atau Blockchain ke dalam Sistem Informasi Sekolah (SIS), mentransformasi pengelolaan data akademik dari model terpusat yang rentan menjadi sistem yang terdesentralisasi dan aman. Inovasi ini memastikan integritas data dalam jangka panjang. Peran ini secara fundamental mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas.
DLT menyediakan catatan yang immutable (tidak dapat diubah) untuk nilai, ijazah, dan kehadiran siswa, yang secara efektif memerangi penipuan kredensial dan korupsi data. Lulusan Magister Teknologi Pendidikan adalah arsitek yang menerapkan tata kelola keamanan ini. Hal ini mendukung SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Institusi yang Tangguh.
Mereka mengelola tantangan teknis integrasi. Lulusan Magister Teknologi Pendidikan harus menjamin bahwa DLT dapat berkomunikasi secara mulus dengan SIS warisan (legacy systems) yang ada, memastikan data flow yang efisien dan meminimalkan gangguan operasional. Hal ini mendukung SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur.
DLT adalah fondasi untuk Micro-credentials. Lulusan Magister Teknologi Pendidikan merancang sistem yang menggunakan teknologi ini untuk menerbitkan sertifikat keterampilan spesifik secara instan dan aman, mempercepat upskilling angkatan kerja. Hal ini mendukung SDG 8: Decent Work and Economic Growth.
Sistem ini meningkatkan ekuitas dan portabilitas catatan akademik. DLT memungkinkan siswa, terutama pengungsi atau migran, untuk memiliki rekam jejak pendidikan yang aman dan mudah diverifikasi di mana pun mereka berada, tanpa bergantung pada fisik dokumen. Hal ini mendukung SDG 10: Mengurangi Ketidaksetaraan.
Lulusan Magister Teknologi Pendidikan memastikan etika data dalam DLT. Mereka merancang sistem agar hanya hash (bukti) yang disimpan di ledger, sementara Informasi Identitas Pribadi (PII) siswa diamankan secara terenkripsi, menjaga privasi.
Implementasi DLT menyederhanakan verifikasi lintas batas. Dengan standar kredensial yang terdesentralisasi dan terverifikasi, DLT memfasilitasi transfer kredit dan mobilitas akademik yang mulus antar institusi mitra global. Hal ini mendukung SDG 17 (Partnerships for the Goals).
Lulusan Magister Teknologi Pendidikan mengintegrasikan DLT untuk verifikasi proyek Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). DLT dapat digunakan untuk mencatat dan memverifikasi kontribusi siswa terhadap citizen science atau inisiatif lingkungan secara transparan. Hal ini memperkuat komitmen SDG 4.7.
Penggunaan DLT untuk administrasi akademik dapat mengurangi beban guru (SDG 4c) dari tugas verifikasi dokumen dan pengarsipan, membebaskan waktu mereka untuk fokus pada pengajaran inti dan mentoring.
Pada akhirnya, lulusan Magister Teknologi Pendidikan membangun sistem SIS yang resilien, transparan, dan berkelanjutan. Keahlian mereka dalam DLT menjamin bahwa data pendidikan adalah aset yang dapat dipercaya untuk semua, termasuk kelompok rentan (SDG 4.5 (Inclusivity/Vulnerable Groups)).