Magister Teknologi Pendidikan dan Decentralized Autonomous Organization (DAO): Merancang Tata Kelola Pendidikan Berbasis Komunitas.
s2tp.fip.unesa.ac.id, 23 Nopember 2025 - Lulusan Magister Teknologi Pendidikan memimpin inovasi struktural dengan merancang dan mengimplementasikan Decentralized Autonomous Organization (DAO) untuk tata kelola pendidikan. DAO menggunakan teknologi Blockchain dan Smart Contracts untuk mengotomatisasi pengambilan keputusan dan manajemen dana, menghilangkan hambatan birokrasi sentral. Peran ini secara fundamental mendukung SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Institusi yang Tangguh.
DAO yang didesain oleh lulusan Magister Teknologi Pendidikan menjamin ekuitas dalam tata kelola. Setiap pemangku kepentingan (guru, alumni, orang tua) dapat memiliki hak suara yang proporsional dalam keputusan penting, memberikan suara kepada komunitas yang terpinggirkan. Hal ini mendukung SDG 10: Mengurangi Ketidaksetaraan.
Sistem DAO meningkatkan kualitas kurikulum (SDG 4). Keputusan tentang adopsi EdTech, materi ajar, atau model penilaian diatur oleh proses pemungutan suara yang transparan, memastikan bahwa kurikulum mencerminkan kebutuhan dan keinginan komunitas pembelajar secara langsung.
Lulusan Magister Teknologi Pendidikan merancang Smart Contracts untuk manajemen sumber daya dan dana operasional. Alokasi dana untuk lisensi software atau upskilling guru diotomatisasi berdasarkan kriteria kinerja yang diverifikasi, meningkatkan akuntabilitas finansial. Hal ini mendukung SDG 8: Decent Work and Economic Growth.
Mereka memastikan bahwa infrastruktur DAO (SDG 9)—teknologi ledger terdesentralisasi—terintegrasi secara aman dengan sistem informasi sekolah. Desain ini meningkatkan transparansi operasional dan menjamin keamanan data yang tinggi.
DAO memberdayakan guru (SDG 4c) untuk berpartisipasi langsung dalam penentuan kebutuhan profesional. Guru dapat mengusulkan dan memvotasi modul pelatihan baru, memastikan pengembangan profesional didorong dari bottom-up oleh expertise kelas.
Lulusan Magister Teknologi Pendidikan harus memastikan etika tertanam dalam kontrak DAO. Aturan harus mengikat sistem untuk menjamin perlindungan Informasi Identitas Pribadi (PII) dan transparansi penggunaan data pembelajaran, yang krusial untuk kepercayaan.
DAO dapat digunakan untuk memfasilitasi pendanaan dan alokasi sumber daya untuk proyek yang berfokus pada Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Komunitas dapat memvotasi untuk mengalokasikan dana treasury DAO untuk program literasi iklim atau riset sosial. Hal ini memperkuat komitmen SDG 4.7.
Model DAO memfasilitasi kolaborasi global (SDG 17). Institusi dapat membentuk DAO bersama untuk berbagi kurikulum atau mendanai penelitian, menggunakan teknologi trustless untuk manajemen yang efisien dan lintas batas.
Pada akhirnya, lulusan Magister Teknologi Pendidikan memastikan bahwa DAO membangun lingkungan pendidikan yang lebih tahan banting, transparan, dan otonom, memberikan masa depan yang berkelanjutan bagi tata kelola pendidikan.