Magister Teknologi Pendidikan dalam Mengembangkan Kurikulum Pembelajaran Berbasis Proyek (PBL) Digital.
s2tp.fip.unesa.ac.id, 23 Nopember 2025 - Pengembangan Kurikulum Pembelajaran Berbasis Proyek (PBL) Digital merupakan kompetensi utama lulusan Program Magister Teknologi Pendidikan (TP). Mereka memastikan bahwa PBL melampaui sekadar membuat proyek, mengubahnya menjadi pengalaman belajar yang sistematis dan terukur. Lulusan TP menggunakan kerangka Desain Instruksional (ID) untuk menyelaraskan tools digital dengan tujuan kinerja abad ke-21. PBL digital ini sangat penting untuk menumbuhkan keterampilan kolaborasi dan pemecahan masalah yang kompleks.
Lulusan TP memulai dengan fase Analisis Kebutuhan yang mendalam, mengidentifikasi skill gap industri yang harus diatasi oleh PBL. Mereka memetakan kompetensi yang diperlukan (misalnya, Computational Thinking, literasi AI) ke dalam learning outcomes proyek. Analisis ini menjamin bahwa setiap proyek yang dirancang bersifat relevan dan berorientasi pada hasil nyata. Data dari analisis ini menjadi dasar ilmiah untuk memvalidasi setiap komponen proyek.
Fase Desain berfokus pada perumusan Pertanyaan Pendorong (Driving Question) yang otentik dan menantang. Spesialis MTP memastikan pertanyaan tersebut bersifat interdisipliner, mengharuskan siswa menggunakan pengetahuan dari berbagai mata pelajaran. Desain proyek mencakup penentuan milestone yang jelas dan integrasi tool digital yang wajib digunakan. Struktur ini memastikan proyek yang bersifat terbuka tetap memiliki batasan yang terkelola.
Pengembangan materi PBL ditandai dengan penciptaan sumber daya multimodal yang kaya. Lulusan TP memimpin kurasi video YouTube, data set simulasi, dan e-modul pendukung. Mereka menggunakan Gemini AI untuk menganalisis dan meringkas sumber-sumber ini, memastikan siswa menerima materi yang ringkas dan terverifikasi. Sumber daya digital ini sangat penting untuk mendukung fase penelitian siswa.
MTP memanfaatkan AI sebagai ko-kreator dalam fase pengembangan skenario proyek yang otentik. Mereka menggunakan Gemini untuk membuat data set fiktif yang kompleks, ruleset untuk simulasi ekonomi, atau snippet kode yang perlu di-debug. Otentisitas input data ini meningkatkan realisme proyek. Hal ini memastikan siswa menghadapi masalah yang mirip dengan tantangan profesional.
Fase Asesmen adalah kunci PBL digital, di mana lulusan TP merancang rubrik multi-kriteria yang otentik. Rubrik ini secara eksplisit mengukur keterampilan kolaborasi, pemikiran kritis, dan output digital (misalnya, kualitas visualisasi data). Penilaian harus berfokus pada proses pengerjaan proyek, bukan hanya pada produk akhirnya. Rubrik ini menjamin objektivitas penilaian skill yang sulit diukur.
MTP mengintegrasikan Gemini untuk otomasi feedback dan troubleshooting selama proyek berjalan. Siswa dapat menggunakan AI untuk memeriksa draft dokumentasi proyek, dan developer dapat meminta Gemini untuk mendeteksi error coding instan. Feedback cepat ini memungkinkan siswa memperbaiki kesalahan saat itu juga. Dukungan AI ini sangat vital untuk menjaga momentum proyek.
Implementasi PBL digital memerlukan pelatihan guru yang terfokus pada peran fasilitator dan coach. Lulusan TP melatih guru tentang cara mengelola proyek yang bersifat terbuka dan cara menggunakan tool komunikasi (Gmail, WA Web) untuk check-in kelompok yang efisien. Pelatihan ini memastikan guru nyaman dengan peran baru mereka sebagai pemandu.
Lulusan TP menetapkan mekanisme Evaluasi Berkelanjutan untuk kurikulum PBL. Mereka menggunakan learning analytics dan Gemini untuk menganalisis data kinerja kelompok dan mengidentifikasi bottleneck proyek yang bersifat sistemik. Analisis ini memicu penyesuaian iteratif pada desain proyek sebelum diluncurkan di tahun ajaran berikutnya. Feedback loop ini membuat kurikulum PBL dinamis.
Secara keseluruhan, lulusan Magister TP adalah arsitek yang sangat diperlukan dalam mengembangkan Kurikulum PBL Digital yang efektif. Pendekatan sistematis mereka memastikan PBL secara efektif menumbuhkan keterampilan abad ke-21, didukung oleh teknologi yang cerdas. Kurikulum ini adalah kunci untuk menghasilkan lulusan yang sangat kompeten dan siap menghadapi tantangan dunia kerja modern.