Magister Teknologi Pendidikan dalam Akselerator EdTech: Peran Lulusan di Program Percepatan Startup.
s2tp.fip.unesa.ac.id, 23 Nopember 2025 - Lulusan Magister Teknologi Pendidikan berperan sebagai Venture Partner dan mentor kunci dalam akselerator EdTech, bertanggung jawab untuk memvalidasi model bisnis dan produk startup berdasarkan efikasi pedagogis. Mereka memastikan bahwa kecepatan pengembangan startup (Agile) didorong oleh tujuan pendidikan, bukan hanya keuntungan. Peran ini secara fundamental mendukung SDG 8: Decent Work and Economic Growth.
Mereka mendesain kurikulum akselerator itu sendiri, mengajarkan startup tentang Learning Analytics, metodologi proof-of-concept (POC), dan bagaimana menerjemahkan temuan riset akademis ke dalam fitur produk yang spesifik. Kurikulum ini mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas.
Lulusan Magister Teknologi Pendidikan bertanggung jawab untuk menetapkan KPIs (Key Performance Indicators) pedagogis bagi startup. Mereka memastikan metrik keberhasilan diukur dari mastery rate dan retention siswa, alih-alih metrik dangkal seperti daily active users. Hal ini mendukung SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur.
Mereka memastikan tata kelola etika tertanam dalam produk sejak awal. Mentor membimbing startup dalam merancang protokol perlindungan Informasi Identitas Pribadi (PII), transparansi Artificial Intelligence (AI), dan kepatuhan proxy saat deployment. Hal ini mendukung SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Institusi yang Tangguh.
Mentor Magister Teknologi Pendidikan menekankan desain yang berpusat pada ekuitas. Mereka membimbing startup untuk menciptakan model penetapan harga yang bersubsidi dan solusi yang berfungsi di low-bandwidth, memastikan produk menjangkau komunitas yang kurang terlayani. Hal ini mendukung SDG 10: Mengurangi Ketidaksetaraan.
Peran mereka mencakup pembinaan guru (SDG 4c). Mentor memastikan bahwa startup memahami alur kerja guru dan merancang produk yang secara nyata mengurangi beban administratif, sehingga meningkatkan efisiensi dan kepuasan kerja guru.
Mereka mendorong startup untuk mengintegrasikan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) sebagai misi inti. Mentor Magister Teknologi Pendidikan membantu produk fokus pada solusi yang memiliki dampak sosial terukur, seperti alat AI untuk literasi iklim atau kesehatan masyarakat. Hal ini memperkuat komitmen SDG 4.7.
Melalui akselerator, lulusan Magister Teknologi Pendidikan memfasilitasi kemitraan strategis (SDG 17) dengan institusi pendidikan untuk pilot testing dan dengan venture capitalist untuk pendanaan, mempercepat transisi produk dari ide akademik menjadi solusi pasar.
Mereka mengajarkan analisis kegagalan dan strategi pivot. Mentoring ini membantu startup untuk belajar dari kesalahan MVP yang cepat, memastikan sumber daya dialokasikan secara efisien untuk solusi yang teruji.
Pada akhirnya, lulusan Magister Teknologi Pendidikan adalah penjamin bahwa akselerator menghasilkan solusi EdTech yang etis, inklusif, dan berakar pada ilmu pendidikan. Hal ini menjamin bahwa inovasi yang diluncurkan berkontribusi pada sistem pendidikan yang berkelanjutan.