Konten Pembelajaran Hyper-Personalized: AI Mendesain Materi Canva Sesuai Gaya Belajar Individu
s2tp.fip.unesa.ac.id, 15 Nopember 2025 - Kemampuan untuk menyampaikan materi ajar dalam format yang paling sesuai dengan cara otak siswa memproses informasi adalah inti dari Hyper-Personalization. Model pengajaran yang efektif menuntut penyesuaian materi ajar, seperti slide deck presentasi atau worksheet, sesuai dengan gaya belajar individu (misalnya, model VARK: Visual, Auditori, Read/Write, Kinestetik). Kecerdasan Buatan (AI) kini menyediakan solusi dengan menganalisis preferensi siswa dan secara otomatis menerjemahkan diagnosis tersebut menjadi brief desain spesifik untuk Canva.
Proses ini dimulai dengan Diagnosis Gaya Belajar yang Akurat. AI (Gemini) menganalisis data interaksi siswa—pola pencarian, jenis konten yang paling sering mereka tonton di YouTube, atau respons chat (misalnya, siswa yang sering mengirim voice notes mungkin Auditori). AI mengelompokkan siswa berdasarkan gaya belajar dominan mereka.
AI kemudian berfungsi sebagai Penerjemah Desain, mengubah kebutuhan kognitif menjadi instruksi visual untuk Canva. Output diagnosis AI langsung menjadi pedoman bagi guru dalam menyesuaikan layout, font, dan aset. Tujuan utamanya adalah mengurangi friction (gesekan) kognitif siswa saat mengonsumsi materi.
Untuk Siswa Visual, AI meresepkan desain yang didominasi oleh infografis, diagram alir, dan mind maps. Slide Canva yang dibuat untuk kelompok ini akan menggunakan warna kontras tinggi dan ikonografi yang kaya, memprioritaskan representasi spasial di atas teks naratif yang panjang.
Sebaliknya, Siswa Read/Write membutuhkan struktur dan detail. AI meresepkan worksheet atau dokumen di Canva yang memiliki bullet points yang padat, tabel yang terorganisir, dan font yang bersih dan klasik (misalnya, sans-serif), meminimalkan distraksi visual yang tidak perlu.
Untuk Siswa Auditori/Kinestetik, desain Canva harus memfasilitasi modalitas belajar yang lain. Worksheet mereka akan menyertakan tautan atau QR code yang jelas ke voice notes penjelasan guru atau video tutorial YouTube yang menuntut aksi fisik (Kinestetik), menghubungkan aset visual dengan instruksi lisan.
Canva AI (Magic Design) adalah alat eksekusi yang memungkinkan personalisasi ini terjadi secara efisien. Guru dapat menyimpan templat yang berbeda (berbasis style Auditori, Visual, Read/Write) dan menggunakan Magic Design untuk mengisi konten dari template yang telah ditentukan AI, menghemat waktu desain yang signifikan. .
Efisiensi Skala adalah manfaat terbesarnya. AI memungkinkan guru untuk menghasilkan tiga versi worksheet berbeda (untuk $30$ siswa) dalam waktu yang sama dengan waktu yang dibutuhkan untuk membuat satu versi generik secara manual.
Kesimpulan
Personalisasi pembelajaran yang efektif harus mencakup penyesuaian format materi ajar. AI berfungsi sebagai mesin diagnostik dan perancang visual yang mengintegrasikan diagnosis gaya belajar (VARK) dengan kemampuan desain Canva. Sinergi ini memungkinkan guru untuk secara efisien membuat aset visual yang dioptimalkan (infografis, slide deck) yang secara langsung meningkatkan pemahaman dan engagement setiap siswa.