Kebijakan Penggunaan Ganda: Memanfaatkan WA Web (Personal dan Edukasi) dan AI (Gemini/ChatGPT).
s2tp.fip.unesa.ac.id, 4 Nopember 2025 - Penggunaan WhatsApp Web (WA Web) dalam pendidikan memunculkan dilema etika dan operasional karena platform ini dirancang untuk penggunaan personal, bukan institusional. "Kebijakan Penggunaan Ganda" (Dual-Use Policy) adalah kerangka kerja yang harus ditetapkan sekolah untuk memanfaatkan WA Web dalam konteks edukasi, sekaligus memitigasi risiko privasi, batasan waktu, dan penyalahgunaan AI.
1. Fondasi Kebijakan: Memisahkan Saluran Komunikasi
Tujuan utama adalah membatasi intermingling (percampuran) urusan pribadi dan akademik di satu platform.
Saluran Resmi WA Web (Edukasi): Ditetapkan satu grup WA Web atau sistem broadcast WA Business untuk pengumuman resmi dan diskusi terjadwal. Semua komunikasi di saluran ini harus bersifat profesional dan terdokumentasi.
Saluran Pribadi: Guru secara eksplisit tidak boleh membalas pertanyaan akademik di luar jam kerja yang ditentukan atau melalui akun personal WA guru.
Batasan Waktu Jelas: Sekolah menetapkan jam operasional WA Web (misalnya, 08:00 hingga 17:00 WIB). Komunikasi di luar jam tersebut ditunda atau diabaikan, melindungi kesejahteraan (well-being) guru dan siswa.
2. Etika Penggunaan AI (Gemini/ChatGPT) dan Data Siswa
Penggunaan AI untuk memproses data dari WA Web (misalnya, Learning Analytics) harus tunduk pada aturan privasi yang ketat.
Anonimitas Data Wajib: Guru dilarang mengunggah data siswa yang mengandung Personally Identifiable Information (PII) (nama lengkap, nomor induk, foto) dari WA Web ke server AI pihak ketiga (Gemini, ChatGPT) untuk analisis.
Protokol Masking: Guru wajib mengganti nama siswa dengan alias atau kode (misalnya, Siswa A, ID-001) sebelum memasukkan data ke AI untuk Learning Analytics (analisis keterlibatan, diagnosis miskonsepsi).
Verifikasi Feedback AI: Setiap umpan balik (feedback) atau ringkasan yang dibuat oleh AI untuk siswa/orang tua harus ditinjau dan disetujui oleh guru sebelum dikirim melalui WA Web. AI adalah asisten penulis, bukan penilai akhir.
3. Batasan Penggunaan Konten dan Lisensi
Atribusi Konten: Siswa diizinkan menggunakan AI (Gemini/ChatGPT) untuk drafting dan riset, tetapi harus memberikan atribusi eksplisit dalam tugas akademik yang dikumpulkan di WA Web.
Lisensi WA Web: Sekolah harus mengingatkan bahwa WA Web adalah platform consumer dan mungkin memiliki batasan volume pesan atau risiko account ban jika digunakan untuk broadcast massal. Penggunaan WA Business API adalah solusi institusional yang lebih baik, tetapi WA Web tetap dapat digunakan untuk interaksi kelompok kecil.
4. Aspek Hukum dan Persetujuan
Persetujuan Eksplisit: Sekolah wajib mendapatkan persetujuan tertulis dan eksplisit dari orang tua yang menyetujui penggunaan WA Web untuk komunikasi akademik dan pemrosesan data (anonim) anak mereka oleh AI.
Risiko Session Hijacking: Guru diingatkan untuk tidak login ke WA Web di PC publik dan untuk secara rutin memeriksa Linked Devices (Perangkat Tertaut) di aplikasi seluler mereka untuk mencegah session hijacking yang dapat membahayakan data komunikasi.
Kesimpulan
Kebijakan Penggunaan Ganda yang efektif berfokus pada manajemen risiko dan transparansi. Dengan menetapkan batas waktu yang ketat, memprioritaskan anonimitas data saat menggunakan Gemini/ChatGPT untuk Learning Analytics, dan menjaga pemisahan antara komunikasi profesional dan pribadi, sekolah dapat memanfaatkan aksesibilitas WA Web sambil secara etis melindungi kesejahteraan guru dan privasi siswa.