Integrasi Open Educational Resources (OER) ke dalam Kurikulum: Pendekatan Magister Teknologi Pendidikan.
s2tp.fip.unesa.ac.id, 23 Nopember 2025 - Pengintegrasian Open Educational Resources (OER) ke dalam kurikulum adalah strategi yang sangat penting untuk meningkatkan aksesibilitas dan mengurangi biaya pendidikan. Lulusan Program Magister Teknologi Pendidikan memimpin proses ini, memastikan OER yang digunakan secara legal, valid, dan terintegrasi mulus ke dalam tujuan pembelajaran. Mereka memastikan bahwa kurikulum tidak lagi terikat pada satu set buku teks berbayar. Strategi ini sangat vital untuk mencapai keadilan dalam pendidikan.
Strategi dimulai dengan fase Analisis Kebutuhan yang dipimpin oleh lulusan Magister Teknologi Pendidikan. Mereka mengidentifikasi area kurikulum di mana OER dapat menggantikan sumber daya komersial yang mahal atau mengisi kesenjangan konten yang ada. Analisis ini juga menilai gap kesetaraan akses sumber daya antar siswa. Magister Teknologi Pendidikan memastikan adopsi OER adalah keputusan yang didorong oleh data dan kebutuhan.
Lulusan Program Magister Teknologi Pendidikan bertanggung jawab penuh atas Kurasi dan Validasi Kualitas OER. Mereka menetapkan protokol ketat untuk memeriksa akurasi faktual, kesesuaian pedagogis, dan orisinalitas OER eksternal. Mereka menggunakan tool seperti Gemini AI untuk menganalisis isi OER dan memastikan kontennya bebas bias dan relevan dengan konteks lokal. Proses validasi yang ketat ini sangat penting untuk menjaga kualitas kurikulum.
Aspek Kepatuhan Etika dan Lisensi menjadi fokus utama yang diatasi oleh Magister Teknologi Pendidikan. Mereka memastikan bahwa semua OER yang digunakan mematuhi lisensi Creative Commons atau lisensi terbuka lainnya. Lulusan ini melatih guru dan siswa tentang cara memberikan atribusi yang benar saat menggunakan dan memodifikasi OER. Kepatuhan hukum ini melindungi institusi dari potensi tuntutan hak cipta.
Strategi Transformasi Konten dan Personalisasi adalah langkah kunci dalam integrasi OER. Lulusan Program Magister Teknologi Pendidikan memanfaatkan tool AI untuk mengubah OER menjadi format yang lebih adaptif. Mereka menggunakan Gemini untuk menerjemahkan OER yang berbahasa asing atau menyederhanakan bahasa yang kompleks agar sesuai dengan tingkat siswa. Personalisasi ini membuat sumber daya global menjadi relevan secara lokal.
Lulusan Program Magister Teknologi Pendidikan memastikan OER terintegrasi secara fungsional ke dalam LMS atau platform e-learning. Mereka merancang arsitektur digital yang mendukung tagging dan kategorisasi OER berdasarkan tujuan pembelajaran. Integrasi yang mulus ini memungkinkan guru untuk dengan mudah mencari dan menyematkan OER ke dalam lesson plan mereka. OER berubah menjadi aset kurikulum yang terorganisir.
Mereka mendesain kurikulum pelatihan guru yang berfokus pada Penggunaan dan Adaptasi OER secara efektif. Pelatihan ini mengajarkan guru cara menemukan OER berkualitas tinggi dan cara memodifikasinya menggunakan tool digital. Skill adaptasi ini memberdayakan guru untuk menjadi kurator konten yang mandiri.
Magister Teknologi Pendidikan mendorong budaya berbagi dengan mempromosikan penciptaan OER baru oleh guru dan siswa sendiri. Inisiatif ini tidak hanya mengurangi biaya, tetapi juga memperkaya konten kurikulum dengan materi yang sangat kontekstual. Sekolah menjadi kontributor aktif, bukan hanya konsumen pasif, dari sumber daya pendidikan terbuka.
Mereka memimpin fase Evaluasi (ID Model) dengan mengukur dampak OER terhadap hasil belajar siswa. Mereka melacak penghematan biaya sekolah dan mengkorelasikannya dengan learning outcomes siswa.
Secara keseluruhan, integrasi OER yang dipimpin oleh lulusan Program Magister Teknologi Pendidikan adalah strategi vital untuk meningkatkan akses, mengurangi biaya pendidikan, dan mendukung Pencapaian Pendidikan Berkualitas (SDG 4). Keahlian mereka menjamin OER digunakan secara etis, legal, dan pedagogis yang efektif.