Evaluasi Kurikulum Tersembunyi (Hidden Curriculum): Analisis Magister Teknologi Pendidikan terhadap Nilai-Nilai.
s2tp.fip.unesa.ac.id, 23 Nopember 2025 - Evaluasi Kurikulum Tersembunyi (Hidden Curriculum - HC) adalah tugas kritis yang berfokus pada analisis norma, etika, dan nilai-nilai yang diajarkan secara implisit di sekolah. Lulusan Program Magister Teknologi Pendidikan memiliki metodologi untuk mengukur dan menilai apakah nilai-nilai yang tersirat dalam sistem pendidikan selaras dengan tujuan eksplisit kurikulum. Mereka memastikan bahwa lingkungan belajar, baik fisik maupun digital, secara konsisten mempromosikan integritas dan rasa hormat. Evaluasi HC ini sangat penting untuk menciptakan budaya sekolah yang positif.
Tantangan utama dalam mengevaluasi HC adalah sifatnya yang tidak terucapkan, terutama dalam lingkungan digital. Kebijakan EdTech sekolah, desain platform LMS, dan tone komunikasi guru secara tidak sengaja dapat mengajarkan nilai-nilai yang bertentangan dengan tujuan pendidikan. Lulusan Program Magister Teknologi Pendidikan fokus pada audit infrastruktur digital untuk mengidentifikasi pesan implisit yang tidak diinginkan. Mereka menganalisis apakah sistem penilaian mempromosikan kolaborasi atau justru kompetisi yang merusak.
Metodologi evaluasi HC yang diterapkan MTP sangat bergantung pada data kualitatif dan observasi yang mendalam. Sumber data mencakup catatan kedisiplinan, analisis pola engagement siswa di forum online, dan survei terbuka tentang persepsi keadilan. Data ini memberikan bukti konkret tentang norma-norma yang berlaku di sekolah. Magister Teknologi Pendidikan memastikan pengumpulan data bersifat etis dan menjaga kerahasiaan siswa.
Lulusan Program Magister Teknologi Pendidikan menggunakan Gemini AI untuk melakukan analisis kualitatif sistematis terhadap data HC. Gemini melakukan analisis sentimen pada log komunikasi digital (email guru-siswa, chat forum) untuk mendeteksi pola bias, bullying, atau kecemasan yang tersembunyi. Analisis ini mengungkapkan masalah sistemik dalam iklim digital sekolah yang memerlukan intervensi. AI memberikan kemampuan untuk menganalisis data kualitatif dalam skala besar.
Gemini juga dapat digunakan untuk mengaudit protokol dan rubrik penilaian yang ada, mengidentifikasi bias inheren yang mungkin merugikan kelompok siswa tertentu. Misalnya, rubrik yang hanya menghargai kecepatan output secara implisit mendevaluasi pemikiran reflektif yang mendalam. Insight AI ini memicu revisi kebijakan penilaian untuk memastikan keadilan.
Intervensi yang dirancang oleh MTP didasarkan pada temuan evaluasi HC. Jika analisis sentimen menunjukkan tone komunikasi guru terlalu kaku, MTP melatih guru untuk menggunakan ChatGPT dalam membuat script respons surel yang lebih empatik. Intervensi ini mentransformasi nilai-nilai implisit melalui perubahan perilaku komunikasi guru.
Evaluasi HC juga memicu redesain kurikulum eksplisit untuk mengatasi nilai-nilai yang tidak diinginkan. Lulusan Program Magister Teknologi Pendidikan memperkenalkan modul wajib tentang digital citizenship, etika AI, dan anti-bias. Nilai-nilai kritis yang sebelumnya implisit kini dijadikan tujuan pembelajaran yang terstruktur dan dinilai secara formal. Ini adalah strategi untuk menjamin nilai-nilai yang benar diajarkan.
Proses evaluasi ini mematuhi siklus Evaluasi model Desain Instruksional (ID) secara ketat. Temuan dan rekomendasi dari evaluasi HC secara langsung diumpankan kembali ke fase Analisis kurikulum untuk perbaikan yang berkelanjutan.Lulusan Program Magister Teknologi Pendidikan memastikan bahwa pembenahan etika dan nilai-nilai dilakukan secara sistematis.
Evaluasi Kurikulum Tersembunyi merupakan tugas vital untuk memastikan bahwa tujuan Pencapaian Pendidikan Berkualitas (SDG 4) tercapai secara holistik. Lulusan Program Magister Teknologi Pendidikan menjamin bahwa output pendidikan tidak hanya menghasilkan siswa yang cerdas, tetapi juga warga digital yang beretika, adil, dan bertanggung jawab. Keberhasilan ini bergantung pada pemantauan nilai-nilai yang tidak terucapkan.
Secara keseluruhan, analisis HC oleh lulusan Program Magister Teknologi Pendidikan adalah proses sistematis yang memastikan semua aspek pendidikan, baik yang terlihat maupun tersembunyi, mendukung integritas dan skill kritis siswa. Penggunaan tool AI dalam analisis kualitatif ini adalah kunci untuk menciptakan lingkungan belajar yang sadar nilai dan bertanggung jawab.