Desain Web Sekolah: Siswa Membuat Laman Pendaratan Mini untuk Proyek dengan Canva.
s2tp.fip.unesa.ac.id, 15 Nopember 2025 - Kemampuan untuk memublikasikan ide dan produk secara profesional di web adalah keterampilan abad ke-21 yang sangat dibutuhkan. Dalam konteks Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL), tugas siswa harus melampaui dokumen Word yang kaku. Strategi ini memanfaatkan Canva untuk mengajarkan siswa desain web dasar dan komunikasi visual dengan meminta mereka membuat Laman Pendaratan Mini (Mini Landing Page) sebagai output akhir proyek mereka.
Inti dari penggunaan Canva di sini adalah Mengatasi Hambatan Coding. Canva memungkinkan siswa fokus sepenuhnya pada prinsip User Interface/User Experience (UI/UX) dan copywriting persuasif. Siswa tidak perlu belajar HTML atau CSS, sehingga energi mereka dapat dialihkan ke desain yang strategis: bagaimana memposisikan informasi agar audiens segera memahami nilai dari proyek atau produk mereka.
Proses kreasi dimulai dengan Perancangan Pesan Strategis yang dibantu oleh Kecerdasan Buatan (AI). Siswa menggunakan AI Generatif (ChatGPT/Gemini) untuk merumuskan headline yang kuat, call-to-action (CTA) yang mendesak, dan narasi singkat untuk setiap bagian laman. Ini melatih keterampilan copywriting dan sintesis, memastikan pesan laman pendaratan tersebut jelas dan berorientasi hasil.
Canva berfungsi sebagai Studio Desain dan Arsitektur Visual. Siswa memilih template website yang sesuai dan mengustomisasinya dengan Brand Kit proyek mereka. Mereka belajar tentang hierarki visual—menggunakan ukuran font, warna kontras, dan whitespace (ruang kosong) untuk memandu mata pengunjung melalui urutan logis (Masalah $\rightarrow$ Solusi $\rightarrow$ CTA).
Integrasi Multimedia adalah kunci. Laman pendaratan tidak boleh statis. Siswa menyematkan tautan ke aset proyek mereka yang lain, seperti explainer video (di-host di YouTube), infografis (yang mereka desain di Canva), atau formulir umpan balik (Google Forms). Canva memfasilitasi integrasi ini, mengubah laman menjadi pusat narasi yang dinamis.
Produksi Otentik dan Publikasi Instan adalah manfaat besar bagi portofolio. Setelah desain selesai, siswa dapat memublikasikan laman mereka secara instan melalui fitur Canva Website. Mereka mendapatkan link publik yang fungsional, yang merupakan artefak otentik yang dapat mereka bagikan kepada perekrut atau dosen, menunjukkan keterampilan publikasi digital mereka.
Asesmen Berbasis Action menjadi fokus guru. Guru menilai laman pendaratan berdasarkan: (1) Kejelasan Pesan: Apakah laman tersebut menyampaikan tesis proyek dalam 5 detik? (2) Efektivitas CTA: Apakah tautan dan tombol berfungsi? (3) Kualitas UI/UX: Apakah laman tersebut menarik dan mudah dinavigasi?
Kesimpulan
Mengintegrasikan pembuatan laman pendaratan mini di Canva adalah strategi Design-Based Learning (DBL) yang kuat. Canva menghilangkan hambatan coding, memungkinkan siswa fokus pada komunikasi visual, copywriting persuasif, dan penyusunan hierarki informasi. Output akhirnya adalah portofolio digital yang profesional dan terverifikasi, melatih keterampilan yang esensial untuk pemasaran dan komunikasi di era digital.