Dari Transkrip ke Modul Ajar: Proses Konversi Video YouTube menjadi Bahan Bacaan oleh Gemini.
s2tp.fip.unesa.ac.id, 9 Nopember 2025 - Mengubah konten video yang padat menjadi bahan bacaan terstruktur adalah proses penting untuk mendukung berbagai gaya belajar siswa, terutama yang lebih menyukai teks. Gemini menawarkan kapabilitas yang sangat efektif untuk mengkonversi transkrip video YouTube menjadi modul ajar yang kohesif dan dapat disesuaikan. Proses ini dimulai dari ekstraksi data audio-visual, pemurnian teks, hingga penyusunan output akhir dalam format pedagogis. Guru dapat mengotomatisasi penciptaan bahan bacaan review dari kuliah atau tutorial video yang direkomendasikan.
Ekstraksi dan Pemurnian Transkrip Awal
Langkah pertama melibatkan ekstraksi transkrip audio dari video YouTube, yang kemudian diumpankan ke Gemini. Transkrip mentah ini seringkali mengandung filler words, pengulangan, atau jeda bicara yang tidak relevan dengan konten akademik. Gemini digunakan untuk memurnikan teks, menghapus semua noise linguistik dan menyusun kalimat yang runtut dan gramatikal. Pemurnian ini sangat penting untuk kualitas bahan bacaan.
Karena Gemini adalah multimodal, ia juga menganalisis timestamp dan visualisasi yang muncul selama video. Jika pembicara merujuk pada diagram, Gemini menyertakan deskripsi visual tersebut di dalam transkrip. Ini memastikan bahan bacaan yang dihasilkan tidak kehilangan konteks non-teks.
Konversi Narasi ke Format Pedagogis
Setelah pemurnian, guru menginstruksikan Gemini untuk mengkonversi teks naratif tersebut menjadi format modul ajar yang terstruktur. Prompt harus meminta output berupa bullet points, ringkasan per subtopik, dan penanda judul (heading). Struktur ini membuat teks mudah diolah dan dicerna oleh siswa.
Gemini dapat menghasilkan output yang disesuaikan dengan tingkat kesulitan siswa (diferensiasi). Prompt dapat meminta AI menyederhanakan terminologi yang kompleks untuk siswa tingkat pemula. Kemampuan adaptasi bahasa ini mengubah kuliah pasif menjadi bahan review aktif.
Guru dapat meminta Gemini untuk menambahkan pertanyaan refleksi atau quick quiz di akhir setiap subtopik bahan bacaan. Pertanyaan-pertanyaan ini dibuat langsung dari konten video. Penambahan elemen interaktif ini mengubah bahan bacaan menjadi alat penilaian diri.
Validasi dan Integrasi Kurikulum
Meskipun prosesnya otomatis, guru harus memvalidasi akurasi bahan bacaan yang dihasilkan Gemini dengan kurikulum resmi. Guru dapat memasukkan output Gemini dan meminta AI untuk mengidentifikasi apakah semua tujuan pembelajaran utama telah tercakup. Quality control ini harus dilakukan oleh manusia.
Jika bahan bacaan akan diintegrasikan dengan modul yang sudah ada di LMS, Gemini dapat digunakan untuk memformat output agar sesuai dengan gaya dan template yang telah ditentukan. Konsistensi format ini penting untuk profesionalisme materi ajar.
Efisiensi dan Aksesibilitas
Proses konversi otomatis ini menghemat waktu guru yang signifikan, yang sebelumnya harus menyusun ringkasan manual dari video yang panjang. Waktu yang dihemat dapat dialokasikan untuk bimbingan individu. Gemini meningkatkan efisiensi guru.
Bahan bacaan yang dihasilkan dapat didistribusikan dengan mudah melalui WA Web dalam format file teks atau PDF ringan. Aksesibilitas ini memastikan bahwa semua siswa, termasuk yang memiliki bandwidth internet terbatas, dapat menerima materi review yang berkualitas.
Proses konversi video YouTube menjadi modul ajar oleh Gemini adalah transformasi dalam desain pembelajaran. Gemini mengubah sumber media visual menjadi bahan bacaan yang terstruktur, personal, dan efisien. Model ini memberdayakan guru untuk memanfaatkan sumber daya online secara maksimal, sekaligus memenuhi kebutuhan belajar siswa yang beragam.