AI sebagai Filter Data Cuaca: Hanya Mengirimkan Informasi Cuaca yang Relevan ke Grup WA Web Melalui Proxy Aman.
s2tp.fip.unesa.ac.id, 3 Nopember 2025 - AI dalam konteks ini adalah filter kontekstual yang mencegah noise (data cuaca yang tidak relevan) mencapai pengguna, sekaligus memastikan bahwa proxy yang digunakan untuk pengiriman tetap aman. Ini sangat penting untuk mencegah "kelelahan peringatan" (alert fatigue) pada pengguna WA Web.
1. AI sebagai Filter Kontekstual (Memproses Relevansi)
Tugas utama AI adalah menentukan apakah data cuaca bernilai cukup untuk dikirimkan kepada pengguna spesifik. Proses ini melibatkan tiga tingkat penyaringan:
Penyaringan Geografis (Hyperlocal Filtering):
AI menganalisis data cuaca (curah hujan, suhu, angin) dan membandingkannya dengan koordinat geografis spesifik pengguna yang terdaftar dalam grup WA Web. AI hanya akan meneruskan data yang memengaruhi radius tertentu (misalnya, $5 \text{ km}$) dari lokasi target. Data yang memengaruhi wilayah yang jauh akan otomatis dibuang atau dicatat sebagai noise.
Penyaringan Berbasis Ambang Batas (Threshold Filtering):
Relevansi ditentukan oleh ambang batas yang ditetapkan AI (yang dapat disesuaikan oleh pengguna, misalnya, petani versus komuter). AI akan memicu pengiriman hanya jika:
Curah hujan diprediksi melebihi ambang batas risiko (misalnya, $ > 30 \text{ mm/jam}$ untuk risiko banjir).
Suhu diprediksi di bawah batas beku (untuk petani) atau di atas ambang batas panas ekstrem.
Kecepatan angin diprediksi melebihi batas keselamatan (misalnya, $ > 40 \text{ km/jam}$).
Penyaringan Konten Spesifik Pengguna:
AI dapat dilatih untuk mengenali konteks grup WA Web.
Grup Petani: AI memfilter data untuk memprioritaskan kelembaban tanah, risiko hama, dan timing irigasi.
Grup Komuter: AI memfilter data untuk memprioritaskan kabut, es, atau prediksi penundaan transportasi karena hujan deras.
2. Pengiriman Selektif Melalui Proxy Aman
Proxy dalam alur kerja ini berfungsi sebagai saluran pengiriman yang stabil dan terpercaya, memastikan peringatan yang sudah difilter (dan bernilai tinggi) tiba dengan cepat.
Memastikan Kecepatan Pengiriman: AI memilih server proxy yang terbukti memiliki latensi terendah dan kualitas koneksi tertinggi ke server WhatsApp, memastikan notifikasi kritis tiba secara real-time.
Memastikan Keamanan Data: AI akan memprioritaskan proxy yang telah melewati Audit Keamanan (misalnya, proxy yang memiliki sertifikasi no-logs dan menggunakan protokol enkripsi kuat), mencegah data lokasi kasar pengguna terekspos selama proses delivery peringatan.
Format Ringkas: AI mengubah informasi yang difilter menjadi teks murni yang ringkas (misalnya, "Hujan deras 30 mm/jam di [Lokasi] dalam 2 jam"). Ini meminimalkan penggunaan bandwidth dan menjamin pengiriman instan.
Kesimpulan
AI berfungsi sebagai filter kontekstual dan strategis dalam distribusi data cuaca. Tugas AI adalah mengatasi masalah "kelelahan peringatan" dengan memastikan hanya informasi cuaca yang relevan, bernilai, dan dapat ditindaklanjuti yang melewati sistem. Setelah informasi difilter, proxy yang aman, yang diaudit oleh AI, digunakan sebagai saluran yang terpercaya untuk memastikan notifikasi yang sudah disempurnakan tersebut tiba di grup WA Web dengan kecepatan dan integritas maksimal.