AI sebagai Co-Creator Anda: Membangun Corong Pemasaran Video dengan ChatGPT, Canva, YouTube, dan Gmail.
s2tp.fip.unesa.ac.id, 8 Nopember 2025 - Di era digital, Kecerdasan Buatan (AI) telah berevolusi dari sekadar "alat bantu" menjadi "rekan kerja" atau Co-Creator. Bagi bisnis atau kreator, peran AI paling transformatif adalah kemampuannya membantu membangun Corong Pemasaran Video (Marketing Funnel) yang efisien, mengubah orang asing menjadi pelanggan secara otomatis.
Corong pemasaran video adalah sebuah alur perjalanan pelanggan. Tumpukan teknologi modern—ChatGPT, Canva, YouTube, dan Gmail—adalah komponen sempurna untuk membangun mesin corong ini, dengan AI bertindak sebagai "lem" perekat di setiap langkah.
Fase 1: Puncak Corong (Top of Funnel/TOFU) - Menarik Perhatian
Tujuan di fase ini adalah penemuan (discovery). Anda ingin menarik audiens seluas mungkin yang memiliki masalah yang bisa Anda selesaikan.
Platform Utama: YouTube
YouTube adalah "magnet" Anda, tempat audiens mencari solusi ("Bagaimana cara...").
Peran AI sebagai Co-Creator (ChatGPT):
AI bertindak sebagai ahli strategi dan penulis naskah Anda.
Ideasi & Naskah: Anda memberi prompt ke ChatGPT untuk menghasilkan ide video YouTube dan menulis naskah yang menarik (hook kuat) untuk menarik perhatian di menit-menit awal.
Peran AI sebagai Desainer (Canva):
Canva (dengan AI-nya) membuat video Anda diklik.
Thumbnail: Anda mendesain thumbnail yang menarik perhatian di Canva, yang merupakan faktor penentu utama Click-Through Rate (CTR).
Jembatan ke Fase Berikutnya:
Video TOFU di YouTube harus memiliki Call-to-Action (CTA) yang jelas: "Download panduan gratis saya. Link di deskripsi!"
Fase 2: Tengah Corong (Middle of Funnel/MOFU) - Membangun Kepercayaan
Tujuan di fase ini adalah memelihara (nurture). Penonton dari YouTube kini menjadi prospek karena mereka menukar alamat email mereka dengan aset gratis (Lead Magnet).
Platform Utama: Gmail (dan sistem Email Marketing)
Gmail adalah "ruang tamu" pribadi Anda, tempat Anda membangun relasi 1-lawan-1.
Peran AI sebagai Co-Creator (ChatGPT):
AI bertindak sebagai penulis Lead Magnet dan manajer relasi Anda.
Pembuatan Lead Magnet: Prompt ChatGPT untuk menulis draf Lead Magnet (misalnya, e-book 5 halaman atau checklist).
Rangkaian Email (Nurture Sequence): Prompt ChatGPT untuk menulis 5 seri email otomatis (email sequence). Email ini memberikan nilai, menceritakan studi kasus, dan secara halus mengatasi keberatan.
Peran AI sebagai Desainer (Canva):
Canva digunakan untuk membuat Lead Magnet (E-book) terlihat profesional dan membuat header email di Gmail agar terlihat bermerek.
Fase 3: Dasar Corong (Bottom of Funnel/BOFU) - Mendorong Konversi
Tujuan di fase ini adalah konversi (penjualan). Audiens "hangat" yang telah dipelihara melalui email kini siap untuk ditawari solusi berbayar Anda.
Platform Utama: Gmail (dan Halaman Penjualan)
Email terakhir dalam rangkaian otomatis adalah email penjualan yang diformulasikan secara strategis.
Peran AI sebagai Co-Creator (ChatGPT):
AI bertindak sebagai copywriter (penulis teks iklan) penjualan Anda.
Penulisan Email Penjualan: Prompt ChatGPT untuk menulis email penjualan yang kuat, fokus pada 3 manfaat terbesar produk/jasa Anda dan menciptakan urgensi penawaran.
Peran AI sebagai Desainer (Canva):
Canva digunakan untuk membuat visual penawaran khusus (misal: banner diskon, mockup produk) untuk disisipkan dalam email atau halaman penjualan.
Kesimpulan
Corong pemasaran video yang didukung AI adalah sistem yang sangat efisien. ChatGPT menangani strategi dan aset teks di setiap fase. Canva menangani desain dan kemasan visual. YouTube berfungsi sebagai magnet di puncak corong. Gmail memelihara prospek melalui otomatisasi dan mengubahnya menjadi penjualan. AI mengotomatisasi 90% pekerjaan berat, memungkinkan kreator manusia fokus pada penyampaian nilai otentik dan membangun hubungan yang dibutuhkan untuk penutupan penjualan.